Selasa, 05 Mei 2020

TEMUKAN HARAPAN DALAM TUHAN YESUS


Pengharapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan berbuah kebaikan di waktu yang akan datang. 

Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, tetapi diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.
Namun adakalanya harapan tertumpuk pada seseorang atau sesuatu  Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.

Banyak orang berkata menanti/berharap adalah pekerjaan yang paling membosankan. Apa lagi menanti janji yang tidak pasti. Bagi orang yang tidak menyerahkan kepercayaannya sepenuhnya kepada Tuhan, janji Tuhan adalah janji yang tidak pasti. Tetapi bagi kita yang menyerahkan kepercayaan kita sepenuhnya kepada Tuhan, janji Tuhan adalah janji yang pasti. Namun untuk menunggu kegenapan janji Tuhan dibutuhkan kesabaran dan kesetiaan. Kesabaran dan kesetiaan tidak dapat dibuktikan dalam waktu singkat. Tidak seperti kebaikan, kebaikan dapat dilihat orang dalam waktu singkat. Orang yang tadinya jahat bisa tiba-tiba berubah drastis karena pertobatan. Setelah bertobat, dia akan menjadi baik. Namun tidak sama halnya dengan kesabaran dan kesetiaan, ini hanya dapat dibuktikan oleh waktu. Waktulah yang dapat membuktikan apakah seseorang itu sabar/setia atau tidak. Orang yang baik belum tentu sabar dan setia, tetapi orang yang setia sudah pasti adalah orang yang baik.
Dalam Alkitab, kita banyak menemukan janji-janji Tuhan. Untuk menerima janji-janji Tuhan itu maka harus ada pengharapan. Pengharapan bahwa suatu waktu Tuhan akan menepati janji-Nya. Pengharapan akan membuat kita mampu untuk sabar dan setia dalam menanti janji-janji Tuhan itu

 Harapanku ada di dalam TUHAN YESUS

Mari kita baca,
Roma 8:24-25, Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
 ayat ini menjelaskan bahwa pengharapan berkaitan dengan suatu hal yang tidak dilihat. Janji adalah suatu hal yang saat ini belum menjadi nyata, artinya saat ini kenyataannya belum dapat dilihat. Namun didalam janji ada kekuatan, yaitu kekuatan untuk menantikannya dengan tekun.
Abraham adalah orang yang setia kepada Tuhan iya tetap memegang janji tuhan sampai Tuhan mengabulkan janjinya kepadanya. oleh karena itu marih kita belajar dari pengalaman Abraham sehingga kita juga memperoleh pengharapan yang telah kita gumuli dalam doa kita.
Maka itu Saudaraku mari kita berharap kepada Tuhan Yesus dan percaya kepadanya . sebab janji nya itu pasti sebab iya tidak pernah berdusta mengingkari janjinya. Terus  berharap kepada Tuhan tetap berdoa kepadanya sehingga apa yang telah engkau harapkan iya dapat mengabulkannya
Mari bangkitkan pengharapan dengan iman percaya kita.
Sebab Pengharapan yang sempurna adalah pengharapan yang di sertai dengan iman. Dengan iman kita melihat bahwa kita akan memperoleh apa yang kita harapkan tersebut. Namun satu hal jangan lupa, Iman yang sempurna adalah iman yang disertai dengan penyerahan
perkatakan dgn iman setiap waktu, Aku memiliki harapan! 

" Harapanku ada di dalam TUHAN YESUS! Aku kuat dan menanti-nantikan TUHAN! Aku mempercayakan hidupku dan keluargaku di dalam TUHAN!”
Ucapkanlah kata-kata ini setiap hari dan nantikanlah bahwa ‘Harapan Itu Pasti Nyata!’

Berharap kepada Tuhan adalah kepastian akan masa depan dan hidup bahagia

sefanyamissa@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar