Selasa, 27 Oktober 2020

Kisah perjuangan Mahasiswa Tingkat Akhir Sidang Skripsi di Tengah Pandemi Covid-19


                             
Masalah jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat setiap harinya, pemerintah Indonesia mengambil langkah untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus semakin meluas. Dalam kebijakan itu pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melakukan aktivitas peribadahan, pekerjaan sampai proses pembelajaran di rumah.
Dampak dari itu semua salah satunya dirasakan oleh mahasiswa yang sedang berjuang mengerjakan skripsi. Dalam situasi new normal, mereka diharuskan sering-sering ke kampus baik untuk konsultasi ke dosen pembimbing maupung sekadar cari  buku referensi di perpustakaan. Namun kini, semua harus berubah. Terbatasnya biaya membuat proses mengerjakan skripsi atau tugas akhir harus menemui lika-liku yang tidak mudah. Tapi, apakah benar semua merasakan hal yang sama? Untuk membuktikannya,  salah satu mahasiswa  tingkat akhir yang sedang berjuang menyelesaikan kewajibannya.
Simak, dari kata Yo missa yang berkuliah di IANK Kupang jurusan pendidikan Agama kristen , mengatakan semenjak pandemi corona, iya semakin malas mengerjakan skripsi karena covid 19  dan komunikasi dengan dosen yang lambat dan tidak efektif Sehingga membuat iya merasa bosan karna terkadang konsul selalu salah sehingga iya harus bolak-balik kampus untuk konsul terus menerus walaupun biaya pengeluarannya semakin tinggi. 
Dengan penjelasan di atas yang telah iya lalui semua akhirnya iya  bangkit dan tetap semangat dalam menghadapi dosen dan terus konsul skripsinya sampai selesai dan di pertahangkan  dalam seminar ujian akhir di hadapan parah penguji dan pembimbing.
                          Ujian Akhir
Katanya semua ini karna Tuhan yesus dan IMAN kita tanpa Tuhan yesus semua pasti tidak akan berjalan dengan baik  tapi karna Tuhan semua berjalan dengan baik dan doa Orang Tua kita yang selalu menyertai kita siang dan malam sehingga doa mereka kita berhasil walaupun melalui berbagai hambat tetap kita di berkati Tuhan karna doa mereka dan dukungan juga dari parah sahabat yang selalu memberikan motivasi dalam menyelesaikan Tugas akhirnya dengan baik.
Tidak ada suatu keberhasilan tanpa usaha keras dan tidak ada sebuah kisah cerita kesuksesan yang indah tanpa perjuangan  dan kerja keras .
S.M_______

1 komentar: